Ujian UGC NET India 2026 Dimulai 22 Juni, Jadi Gerbang Calon Dosen dan Peneliti Nasional

0
IMG-20260622-WA0049

New Delhi – Ujian UGC NET (University Grants Commission National Eligibility Test) India 2026 resmi dimulai pada Senin (22/6/2026), menandai dimulainya salah satu ujian akademik paling penting di negara tersebut bagi calon dosen, peneliti, dan peserta program doktoral.

Ujian yang diselenggarakan oleh (NTA) ini berlangsung hingga 30 Juni 2026 dengan sistem Computer-Based Test (CBT) di berbagai pusat ujian yang tersebar di seluruh India.

UGC NET merupakan ujian nasional yang menjadi syarat utama bagi para kandidat untuk memperoleh status Junior Research Fellowship (JRF), memenuhi kualifikasi sebagai Asisten Profesor, serta menjadi salah satu jalur masuk program doktor (PhD) di berbagai universitas dan institusi pendidikan tinggi di India.

Ribuan peserta dari berbagai wilayah India mengikuti ujian tersebut dengan harapan dapat membangun karier akademik dan penelitian di masa depan.

Digelar dalam Dua Shift Setiap Hari

NTA menjadwalkan ujian dalam dua sesi setiap hari. Shift pertama berlangsung pukul 09.00 hingga 12.00 waktu setempat, sedangkan shift kedua digelar pukul 15.00 hingga 18.00.

Seluruh peserta diwajibkan hadir setidaknya dua jam sebelum jadwal ujian untuk menjalani pemeriksaan keamanan, verifikasi identitas, serta proses registrasi kehadiran.

Kartu ujian atau admit card telah diterbitkan untuk seluruh peserta yang mengikuti ujian antara 22 hingga 30 Juni 2026. Kandidat diwajibkan mengunduh dan mencetak kartu tersebut sebelum hadir di lokasi ujian.

Lebih dari 80 Mata Pelajaran

Pada hari pertama pelaksanaan, sejumlah mata pelajaran telah dijadwalkan dalam dua sesi berbeda.

Sesi pagi mencakup bidang Visual Art, Museology and Conservation, Geography, Marathi, Punjabi, Tamil, serta Labour Welfare and Personnel Management.

Sementara sesi sore meliputi Computer Science and Applications, Persian, Russian, Bengali, Home Science, Music, dan Population Studies.

Secara keseluruhan, UGC NET Juni 2026 mencakup lebih dari 80 mata pelajaran yang merepresentasikan berbagai disiplin ilmu akademik, mulai dari ilmu sosial, bahasa, pendidikan, seni, hingga sains dan teknologi.

Sistem Ujian dan Penilaian

UGC NET terdiri atas dua bagian utama yang dikerjakan dalam satu sesi selama tiga jam tanpa jeda.

Paper I berfokus pada kemampuan umum peserta, terutama terkait aptitude mengajar, kemampuan penelitian, penalaran logis, pemahaman data, komunikasi, dan keterampilan akademik lainnya.

Sementara itu, Paper II dirancang untuk menguji penguasaan peserta terhadap bidang studi yang dipilih sesuai latar belakang akademik masing-masing.

Seluruh soal berbentuk pilihan ganda objektif dengan total nilai maksimal 300 poin.

Salah satu ketentuan yang dianggap menguntungkan peserta adalah tidak diberlakukannya sistem negative marking. Dengan demikian, jawaban yang salah tidak akan mengurangi nilai yang telah diperoleh peserta.

Aturan Ketat dan Larangan Perangkat Elektronik

Untuk menjaga integritas pelaksanaan ujian, NTA menerapkan aturan ketat terkait dokumen dan barang bawaan peserta.

Setiap kandidat diwajibkan membawa kartu ujian cetak beserta identitas resmi berfoto seperti Aadhaar Card, PAN Card, Passport, Voter ID, atau Driving Licence.

Peserta juga diminta membawa foto paspor terbaru untuk keperluan verifikasi identitas.

Bagi peserta kategori PwD atau PwBD, dokumen pendukung terkait kondisi disabilitas wajib disertakan saat proses pemeriksaan.

Sementara itu, berbagai perangkat elektronik seperti telepon genggam, smartwatch, Bluetooth, earphone, kalkulator, perangkat penyimpanan data, hingga catatan tertulis dan buku referensi dilarang keras dibawa ke dalam ruang ujian.

Menentukan Masa Depan Pendidikan Tinggi India

UGC NET selama bertahun-tahun menjadi salah satu instrumen utama dalam menjaga kualitas tenaga pengajar dan peneliti di India.

Melalui sistem seleksi nasional yang kompetitif, pemerintah berupaya memastikan bahwa para akademisi yang memasuki dunia pendidikan tinggi memiliki kompetensi akademik dan kemampuan penelitian yang memadai.

Hasil ujian yang berlangsung hingga akhir Juni ini akan menjadi penentu bagi ribuan peserta dalam melanjutkan karier sebagai dosen, peneliti, maupun mahasiswa doktoral di berbagai institusi pendidikan tinggi India.

Dengan cakupan lebih dari 80 bidang studi dan standar pelaksanaan yang ketat, UGC NET 2026 kembali menjadi salah satu agenda pendidikan nasional terbesar di India yang akan berpengaruh langsung terhadap masa depan dunia akademik dan penelitian negara tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *