Kemenpora dan LPDP Buka Beasiswa Keolahragaan Fase 2 Tahun 2026, Atlet hingga Tenaga Olahraga Bisa Daftar

0
IMG-20260620-WA0045

Jakarta – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) kembali membuka Program Beasiswa Bidang Keolahragaan Fase 2 Tahun 2026.

Program ini memberikan kesempatan bagi atlet aktif, mantan atlet, serta tenaga keolahragaan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang magister (S2) dan doktor (S3), baik di perguruan tinggi dalam negeri maupun luar negeri.

Melalui program tersebut, pemerintah berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia olahraga nasional agar tidak hanya berprestasi di arena pertandingan, tetapi juga memiliki kapasitas akademik dan profesional dalam membangun ekosistem olahraga Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Dua Jalur Beasiswa Keolahragaan 2026

Beasiswa Keolahragaan Kemenpora dan LPDP tahun 2026 dibuka melalui dua jalur utama, yaitu Jalur Penghargaan Prestasi dan Jalur Peningkatan Prestasi.

Jalur Penghargaan Prestasi

Jalur ini diperuntukkan bagi atlet atau mantan atlet elite yang memiliki prestasi tingkat nasional maupun internasional.

Kriteria prestasi yang dapat menjadi pertimbangan antara lain:

  • Peraih medali Olimpiade atau Paralimpiade
  • Peraih medali Kejuaraan Dunia resmi federasi internasional
  • Peraih medali Asian Games atau Asian Para Games
  • Juara SEA Games atau ASEAN Para Games
  • Prestasi pada kejuaraan olahraga internasional tingkat dunia, benua, maupun regional
  • Atlet yang memperoleh penghargaan dari Presiden Republik Indonesia atas prestasi olahraga

Jalur Peningkatan Prestasi

Jalur ini diperuntukkan bagi tenaga keolahragaan serta atlet atau mantan atlet yang memiliki rekam prestasi namun belum masuk kategori penghargaan prestasi.

Tenaga keolahragaan yang dapat mengikuti program ini meliputi pelatih, asisten pelatih, wasit, juri, manajer, administrator olahraga, instruktur, tenaga kesehatan olahraga, ahli biomedika, psikologi olahraga, tenaga pengawas doping, relawan, hingga tenaga teknis olahraga.

Syarat Pendaftar Beasiswa

Program ini terbuka bagi:

  • Atlet aktif
  • Mantan atlet
  • Tenaga keolahragaan profesional

Salah satu persyaratan penting adalah memiliki Surat Rekomendasi dari Kemenpora melalui sistem Sitenor.

Batas usia peserta berbeda sesuai jalur:

Jalur Peningkatan Prestasi

  • S2 maksimal 40 tahun
  • S3 maksimal 45 tahun

Jalur Penghargaan Prestasi

  • S2 maksimal 45 tahun
  • S3 maksimal 50 tahun

Jadwal Pendaftaran Fase 2 Tahun 2026

Tahapan pengajuan rekomendasi Kemenpora berlangsung pada:

8 Juni – 10 Juli 2026

Peserta wajib:

  • Membuat akun Sitenor
  • Melengkapi portofolio
  • Mengunggah dokumen persyaratan

Setelah memperoleh rekomendasi Kemenpora, peserta dapat melanjutkan proses pendaftaran melalui sistem LPDP.

Komponen Pembiayaan Beasiswa

Beasiswa Keolahragaan Kemenpora dan LPDP memberikan dukungan pembiayaan pendidikan secara menyeluruh.

Komponen dana pendidikan meliputi:

  • Biaya pendaftaran
  • SPP atau tuition fee
  • Tunjangan buku
  • Penelitian tesis atau disertasi
  • Seminar internasional
  • Publikasi jurnal internasional

Selain itu tersedia dana pendukung seperti:

  • Transportasi
  • Visa atau residence permit
  • Asuransi kesehatan
  • Dana kedatangan
  • Biaya hidup bulanan
  • Tunjangan keluarga untuk peserta doktor
  • Dana keadaan darurat
  • Pengayaan bahasa untuk jalur tertentu

Dokumen yang Harus Disiapkan

Dokumen umum yang diperlukan:

  1. KTP
  2. Ijazah terakhir
  3. Transkrip nilai
  4. Surat pernyataan kebenaran dokumen
  5. Rencana studi

Bagi tenaga keolahragaan:

  • Surat penugasan atau SK
  • Sertifikat/lisensi keahlian
  • Surat pengantar organisasi

Bagi atlet dan mantan atlet:

  • Surat keterangan prestasi
  • Bukti perolehan medali
  • Surat pengantar organisasi

Jenjang Studi dan Durasi Pendanaan

Program ini mencakup:

Magister (S2)

  • Single degree atau double degree
  • Pendanaan maksimal 24 bulan

Doktor (S3)

  • Single degree atau double degree
  • Pendanaan maksimal 48 bulan

Tahapan Seleksi

Proses seleksi dilakukan melalui beberapa tahap:

  1. Mengajukan rekomendasi Kemenpora melalui Sitenor
  2. Mendaftar program LPDP
  3. Mengunggah dokumen persyaratan
  4. Mengikuti seleksi administrasi dan substansi
  5. Menunggu pengumuman hasil seleksi

Untuk Jalur Penghargaan Prestasi, seleksi dilakukan melalui tahap administrasi dan substansi.

Membangun Masa Depan Atlet dan Olahraga Indonesia

Program Beasiswa Keolahragaan Kemenpora dan LPDP menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia olahraga.

Beasiswa ini tidak hanya memberikan kesempatan pendidikan tinggi bagi atlet, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang untuk menciptakan pelatih, tenaga profesional, dan pengelola olahraga yang lebih berkualitas.

Ke depan, penguatan sinergi antara pendidikan dan olahraga diharapkan mampu melahirkan generasi baru yang tidak hanya membawa prestasi di tingkat dunia, tetapi juga mampu membangun sistem olahraga nasional yang lebih maju menuju Indonesia Emas 2045.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *