India Resmi Pegang Posisi Wakil Ketua FATF untuk Pertama Kalinya
Paris – India mencatat sejarah baru dalam diplomasi dan tata kelola keuangan internasional setelah resmi memperoleh posisi Wakil Ketua Financial Action Task Force (FATF) untuk pertama kalinya sejak bergabung dengan organisasi tersebut pada tahun 2010.
Keputusan tersebut diumumkan pada penutupan Sidang Pleno FATF yang berlangsung di Paris, Prancis, pada 17–19 Juni 2026. Penunjukan ini menjadikan India sebagai negara pertama dari kawasan Asia Selatan yang berhasil menduduki salah satu posisi kepemimpinan tertinggi dalam lembaga pengawas keuangan global tersebut.
Pejabat senior India, , ditunjuk sebagai Vice-President FATF untuk masa jabatan Juli 2026 hingga Juni 2027.
Aggarwal saat ini menjabat sebagai Sekretaris Kementerian Kebudayaan India dan dikenal memiliki pengalaman panjang dalam bidang kebijakan keuangan, tata kelola pemerintahan, serta upaya pemberantasan pencucian uang dan pendanaan terorisme.
Pengakuan atas Peran India
Dalam pernyataannya, FATF menyebut para anggota telah menyepakati prioritas organisasi di bawah kepemimpinan Inggris yang baru sekaligus menyetujui penunjukan Vivek Aggarwal sebagai Wakil Ketua terpilih.
Ia akan menggantikan dari Inggris yang menjabat sejak Juli 2025.
Pemerintah India menyambut penunjukan tersebut sebagai pencapaian strategis yang mencerminkan meningkatnya pengaruh negara itu dalam upaya global melawan pencucian uang, pendanaan terorisme, serta berbagai bentuk kejahatan keuangan lintas negara.
Kementerian Keuangan India menyatakan bahwa penunjukan ini merupakan pengakuan internasional terhadap kemajuan India dalam memperkuat sistem pengawasan keuangan dan meningkatkan efektivitas kerangka anti pencucian uang dan anti pendanaan terorisme.
Rekam Jejak Vivek Aggarwal
Vivek Aggarwal merupakan pejabat karier dari angkatan pegawai negeri sipil India tahun 1994 dengan pengalaman lebih dari tiga dekade di berbagai lembaga pemerintahan.
Sebelum menjabat sebagai Sekretaris Kementerian Kebudayaan, ia pernah bertugas di Kementerian Keuangan India sebagai Additional Secretary dan memegang tanggung jawab penting dalam penyusunan kebijakan sektor keuangan.
Aggarwal juga pernah menjabat sebagai Direktur (FIU-IND), lembaga yang bertanggung jawab mengawasi transaksi keuangan mencurigakan serta mendukung upaya penegakan hukum terhadap pencucian uang dan pendanaan terorisme.
Selain itu, ia pernah memimpin delegasi resmi India dalam berbagai forum FATF dan terlibat langsung dalam proses evaluasi internasional terhadap sistem keuangan India.
Di luar sektor keuangan, Aggarwal juga pernah menjabat sebagai Additional Secretary dan Joint Secretary di Kementerian Pertanian India dengan tanggung jawab mengawasi sejumlah program nasional strategis.
Didorong Hasil Evaluasi Positif FATF
Penunjukan India ke posisi Wakil Ketua FATF juga dipandang sebagai hasil dari kinerja positif negara tersebut dalam evaluasi timbal balik FATF tahun 2024.
Dalam laporan tersebut, India memperoleh apresiasi atas kemajuan signifikan dalam penerapan standar internasional terkait pencegahan pencucian uang dan pendanaan terorisme.
Pemerintah India dinilai berhasil memperkuat koordinasi antar lembaga, meningkatkan kemampuan intelijen keuangan, serta memperbaiki sistem pelaporan transaksi yang berisiko tinggi.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri India, , menyebut penunjukan ini sebagai kemenangan besar bagi India sekaligus bukti kepercayaan komunitas internasional terhadap komitmen negara tersebut dalam memerangi pendanaan terorisme global.
Peran Strategis dalam Sistem Keuangan Global
Menanggapi penunjukannya, Vivek Aggarwal menyatakan rasa terhormat atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.
Ia menegaskan komitmennya untuk bekerja sama dengan seluruh jaringan FATF guna memperkuat integritas sistem keuangan internasional dan menghadapi berbagai tantangan baru yang muncul dalam era digital.
Menurutnya, meningkatnya penggunaan pembayaran digital, aset kripto, serta transaksi lintas batas menuntut kerja sama global yang lebih erat untuk mencegah penyalahgunaan sistem keuangan internasional.
Sementara itu, Sekretaris Pendapatan India, , menyebut pencapaian tersebut sebagai tonggak bersejarah yang memperkuat posisi India dalam pembentukan standar keuangan internasional.
Memperkuat Pengaruh India di FATF
FATF merupakan organisasi antar-pemerintah yang berbasis di Paris dan bertugas menetapkan standar global untuk mencegah pencucian uang, pendanaan terorisme, serta pendanaan proliferasi senjata pemusnah massal.
Sebagai Wakil Ketua, India akan memiliki peran lebih besar dalam membantu Presiden FATF menjalankan agenda organisasi, mengoordinasikan berbagai kelompok kerja, serta berkontribusi dalam penyusunan kebijakan global terkait transparansi dan keamanan sistem keuangan.
Dengan posisi baru tersebut, India diperkirakan akan memiliki suara yang lebih kuat dalam menentukan arah kebijakan internasional mengenai pengawasan keuangan, transaksi digital, aset virtual, dan upaya pemberantasan jaringan pendanaan ilegal lintas negara.
Penunjukan Vivek Aggarwal sekaligus menandai semakin besarnya peran India dalam tata kelola global dan memperkuat reputasinya sebagai salah satu aktor penting dalam menjaga stabilitas sistem keuangan dunia.
