TNI Dinilai Berperan Strategis dalam Pengendalian Inflasi dan Stabilitas Nasional
AWNI — Pemerintah mengapresiasi peran aktif Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam mendukung pengendalian inflasi serta menjaga stabilitas nasional. Hal tersebut disampaikan dalam sebuah agenda di Universitas Pertahanan (Unhan), Sentul, Bogor, Jawa Barat, pada Rabu, 29 April 2026.
Dalam kesempatan tersebut, disampaikan bahwa pengendalian inflasi dan stabilitas nasional merupakan dua aspek strategis yang memiliki dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat, khususnya terkait biaya hidup dan harga kebutuhan pokok.
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam berbagai kesempatan sebelumnya juga menegaskan bahwa stabilitas ekonomi, terutama pengendalian harga pangan, menjadi perhatian utama pemerintah karena menyentuh langsung kepentingan rakyat.
Berdasarkan berbagai survei, persoalan biaya hidup masih menjadi isu utama yang dirasakan masyarakat Indonesia. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa stabilitas harga memiliki pengaruh signifikan terhadap kondisi sosial dan persepsi publik terhadap kinerja pemerintah.
Pemerintah menilai bahwa pengendalian inflasi menjadi faktor penting dalam menjaga daya beli masyarakat. Jika inflasi dapat dikendalikan, maka potensi kenaikan harga bahan pokok yang dapat memicu ketegangan sosial dapat diminimalisir. Karena itu, keterlibatan seluruh unsur pemerintahan, baik pusat maupun daerah, termasuk Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dinilai sangat krusial.
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama kementerian/lembaga terkait secara rutin menggelar Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah. Rapat tersebut menjadi forum pemantauan perkembangan inflasi sekaligus pengendalian harga bahan pokok di berbagai wilayah.
Dalam penjelasan teknisnya, inflasi dibagi menjadi empat kategori, yaitu inflasi ringan (di bawah 10 persen per tahun), inflasi sedang (10–30 persen), inflasi berat (30–100 persen), serta hiperinflasi (di atas 100 persen per tahun).
Pemerintah menyatakan bahwa kondisi inflasi di Indonesia saat ini relatif terkendali. Hal ini turut didukung oleh sejumlah capaian seperti penguatan ketahanan pangan, termasuk swasembada beras serta stabilitas harga bahan pokok di berbagai daerah.
Selain itu, apresiasi juga diberikan kepada jajaran TNI yang dinilai aktif berkontribusi dalam mendukung pengendalian inflasi melalui berbagai program, seperti gerakan pasar murah, TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), hingga kegiatan produktif seperti penanaman jagung yang mendukung ketahanan pangan nasional.
Kolaborasi antara pemerintah dan TNI ini diharapkan terus diperkuat sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi dan sosial nasional secara berkelanjutan.
