Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Perkuat Kemanunggalan TNI Bersama Warga Papua
AWNI — Personel Satgas Pamtas RI–PNG Kewilayahan Yonif 136/Tuah Sakti kembali menunjukkan pendekatan humanis dengan menyapa dan berbaur langsung bersama masyarakat di Kampung Jigonikme, Distrik Nume, Kabupaten Puncak Jaya, Jumat (25/05/2026).
Kegiatan yang dipimpin oleh Sertu Fikri bersama personel Pos Nume tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan masyarakat di wilayah pedalaman Papua.
Kehadiran prajurit TNI disambut hangat oleh warga saat mengunjungi kediaman Bapak Nusa (46), salah satu tokoh masyarakat setempat. Dalam suasana penuh kekeluargaan, personel TNI tampak berbincang dan membangun komunikasi yang akrab dengan masyarakat.
Sertu Fikri menyampaikan bahwa keberadaan TNI di Papua tidak hanya menjalankan tugas pengamanan wilayah, tetapi juga hadir sebagai sahabat dan keluarga bagi masyarakat.
“Kami ingin hadir di tengah masyarakat bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga membangun hubungan persaudaraan dan kebersamaan,” ujarnya.
Sementara itu, Danpos Nume Kapten Inf Akhmad Sultoni Yahya menegaskan bahwa kegiatan sosial dan komunikasi bersama warga akan terus dilakukan sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat Papua.
“Kami ingin kehadiran TNI tidak hanya dirasakan dalam aspek keamanan, tetapi juga membawa rasa nyaman, kebersamaan, dan harapan bagi masyarakat. Kedekatan inilah yang menjadi kekuatan dalam membangun Papua yang damai dan sejahtera,” ungkapnya.
Masyarakat setempat pun menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan personel TNI. Bapak Nusa mengaku senang dengan kedatangan prajurit TNI ke kampung mereka.
“Kami senang Bapak TNI datang ke kampung kami. Semoga kebersamaan ini terus terjalin dan membawa kebaikan bagi masyarakat Jigonikme,” katanya.
Pendekatan humanis yang dilakukan Satgas Yonif 136/Tuah Sakti dinilai menjadi salah satu langkah penting dalam mempererat hubungan antara aparat negara dan masyarakat Papua, sekaligus mendukung terciptanya stabilitas keamanan serta pembangunan sosial di wilayah perbatasan dan pedalaman Papua.
