Meta Uji Fitur Satelit WhatsApp di Android, Pengguna Tetap Bisa Terhubung Meski Tanpa Sinyal Seluler
JAKARTA – Meta dikabarkan tengah menguji integrasi konektivitas satelit untuk aplikasi WhatsApp pada perangkat Android. Fitur baru ini dirancang agar pengguna tetap dapat mengirim pesan dan mengakses layanan tertentu ketika berada di wilayah yang tidak memiliki jaringan seluler maupun koneksi Wi-Fi.
Pengembangan tersebut merupakan bagian dari inovasi sistem operasi Android yang mulai menghadirkan dukungan komunikasi berbasis satelit melalui menu khusus di pengaturan perangkat. Kehadiran teknologi ini diharapkan menjadi solusi bagi pengguna yang sering berada di daerah terpencil, pegunungan, lautan, maupun wilayah terdampak bencana yang kehilangan jaringan komunikasi.
Fitur komunikasi satelit diproyeksikan menjadi salah satu inovasi penting dalam ekosistem Android beberapa tahun ke depan, seiring meningkatnya kebutuhan akan konektivitas yang lebih luas dan andal.
WhatsApp Berpotensi Mendukung Komunikasi Satelit
Berdasarkan informasi yang beredar dari pengujian Android terbaru, WhatsApp menjadi salah satu aplikasi yang dipersiapkan untuk memanfaatkan layanan satelit. Selain WhatsApp, sejumlah aplikasi lain seperti Google Maps, Google Messages, X, Snapchat, hingga aplikasi cuaca juga disebut sedang dipersiapkan agar kompatibel dengan sistem komunikasi satelit.
Melalui teknologi ini, pengguna nantinya dapat mengirim pesan teks, membagikan lokasi, hingga melakukan komunikasi darurat ketika tidak tersedia jaringan operator seluler.
Android juga disebut akan menghadirkan Satellite Hub, yaitu pusat pengaturan yang memungkinkan pengguna melihat aplikasi yang mendukung koneksi satelit, memantau status jaringan satelit, serta mencoba mode demonstrasi sebelum fitur digunakan secara langsung.
Kolaborasi dengan Operator dan Penyedia Satelit
Pengembangan komunikasi satelit dilakukan melalui kolaborasi antara Google, Meta, produsen perangkat Android, operator telekomunikasi, serta penyedia layanan satelit.
Teknologi yang digunakan diperkirakan memanfaatkan standar LTE-NTN (Non-Terrestrial Network) yang memungkinkan perangkat seluler terhubung langsung dengan satelit tanpa memerlukan perangkat tambahan.
Langkah tersebut dinilai akan memperluas cakupan layanan komunikasi hingga ke wilayah yang selama ini sulit dijangkau oleh infrastruktur telekomunikasi konvensional.
Dukung Komunikasi Darurat
Selain meningkatkan kenyamanan pengguna, fitur satelit juga diproyeksikan memiliki manfaat besar dalam kondisi darurat. Ketika terjadi bencana alam, pendakian gunung, pelayaran, atau aktivitas di daerah terpencil, komunikasi melalui satelit dapat menjadi jalur penyelamat saat jaringan seluler tidak tersedia.
Sejumlah produsen smartphone premium telah lebih dahulu menghadirkan fitur komunikasi darurat berbasis satelit. Kini, Google bersama Meta berupaya memperluas kemampuan tersebut agar dapat dimanfaatkan oleh lebih banyak pengguna Android melalui berbagai aplikasi populer.
Masa Depan Konektivitas Smartphone
Meski masih berada pada tahap pengujian dan belum memiliki jadwal peluncuran resmi, fitur komunikasi satelit dipandang sebagai salah satu arah perkembangan utama industri smartphone.
Kolaborasi antara Google, Meta, operator telekomunikasi, produsen perangkat, dan penyedia satelit menunjukkan bahwa konektivitas satelit berpotensi menjadi standar baru dalam ekosistem perangkat seluler. Kehadirannya diharapkan mampu menghadirkan pengalaman komunikasi yang lebih aman, fleksibel, dan tanpa batas, bahkan di lokasi yang selama ini belum terjangkau jaringan telekomunikasi.
