KRI Bung Hatta-370 dan KRI Teluk Kupang-519 Asah Kesiapan Tempur Lewat Latihan Passex dan Medevac di Balikpapan
AWNI — Unsur Bawah Kendali Operasi (BKO) Gugus Tempur Laut (Guspurla) Koarmada II terus meningkatkan kesiapsiagaan prajurit melalui latihan Passing Exercise (Passex) dan Medical Evacuation (Medevac) di Perairan Balikpapan, Selasa (26/5/2026).
Latihan tersebut melibatkan KRI Bung Hatta-370, KRI Teluk Kupang-519, serta Helikopter HS-1302 sebagai bagian dari penguatan kemampuan operasi laut dan udara TNI Angkatan Laut.
Komandan Guspurla Koarmada II, Laksamana Pertama TNI Endra Hartono menjelaskan bahwa latihan tetap harus dilaksanakan meskipun unsur tengah menjalankan operasi di lapangan.
Menurutnya, kegiatan tersebut penting untuk menjaga kesiapan unsur dan prajurit agar selalu siap menghadapi berbagai dinamika tugas operasi laut yang terus berkembang.
“Latihan ini bertujuan meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan prajurit, sekaligus mengasah kemampuan operasi penerbangan helikopter dalam mendukung tugas di kapal perang,” ujarnya.
Dalam latihan Passex, unsur-unsur TNI AL melaksanakan manuver dan koordinasi taktis antarkapal guna memperkuat interoperabilitas serta komunikasi di tengah operasi laut.
Sementara itu, latihan Medevac dilakukan untuk meningkatkan kemampuan evakuasi medis personel dalam situasi darurat di laut, termasuk koordinasi antara kapal perang dan helikopter dalam proses penyelamatan.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut dalam menjaga profesionalisme prajurit dan memperkuat kesiapan tempur menghadapi berbagai tantangan operasi maritim.
Selain mendukung tugas pertahanan negara, latihan rutin semacam ini juga dinilai penting dalam mendukung visi Indonesia sebagai negara maritim yang kuat dan berdaya saing di kawasan.
