Kementan Pastikan Kurban Aman, Wamentan Sebut Iduladha Jadi Penggerak Ekonomi Peternak

0
1779987947847

AWNI — Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan pelaksanaan Iduladha 1447 Hijriah berjalan aman, kondusif, serta mendukung perputaran ekonomi peternak rakyat di berbagai daerah. Pemerintah juga menyebut ketersediaan hewan kurban nasional tahun ini dalam kondisi surplus sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap pasokan.
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengatakan Iduladha memiliki makna penting bagi sektor peternakan nasional karena menjadi momentum yang turut menggerakkan ekonomi peternak di seluruh Indonesia.

“Iduladha ini kan bukan hanya hari rayanya umat Islam, tapi juga hari raya khususnya para peternak kita di seluruh Indonesia,” ujar Sudaryono di Masjid Nurul Iman Kementerian Pertanian, Jakarta, Rabu (27/5/2026).
Ia menilai tingginya partisipasi masyarakat dalam berkurban menunjukkan kesadaran keagamaan yang tetap kuat, sekaligus mencerminkan kondisi ekonomi yang terus bergerak positif.
“Ini menandakan bahwa kesadaran masyarakat untuk melaksanakan kurban tinggi. Yang kedua juga bisa dikatakan bahwa kondisi ekonomi kita juga dalam keadaan baik,” katanya.

Ketersediaan Surplus Hewan Kurban

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Agung Suganda, menyampaikan pemerintah terus memastikan ketersediaan, distribusi, dan kesehatan hewan kurban agar masyarakat memperoleh daging yang aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH).
Berdasarkan data Kementan, ketersediaan hewan kurban nasional tahun 2026 mencapai 3.246.790 ekor, sementara kebutuhan sekitar 2.355.470 ekor, sehingga terdapat surplus sekitar 891.320 ekor.
“Kita ingin menjaga Iduladha berjalan dengan lancar dan aman karena ini merupakan ‘hari raya bagi peternak’. Momentum ini harus memberi manfaat ekonomi bagi peternak rakyat,” ujarnya.

Pengawasan Ketat Kesehatan Hewan

Kementan juga menerjunkan 8.633 petugas pemantau hewan kurban yang terdiri dari tenaga medis dan paramedis veteriner, organisasi profesi, hingga akademisi dari 14 universitas.
Pengawasan dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit hewan seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Lumpy Skin Disease (LSD), antraks, dan penyakit menular lainnya.
Selain itu, pemerintah juga mencatat peningkatan pelaksanaan dam haji dalam negeri dengan penyediaan 32.691 ekor kambing, yang turut memberi dampak ekonomi bagi peternak.

Bantuan Hewan Kurban Presiden

Pemerintah turut menyalurkan bantuan kemasyarakatan berupa hewan kurban Presiden ke seluruh Indonesia. Tahun ini, total 1.098 ekor sapi disalurkan ke 38 provinsi, 514 kabupaten/kota, hingga Ibu Kota Nusantara.
Ketua DKM Masjid Nurul Iman Kementan, Makmun, menyebut Masjid Nurul Iman menerima 41 ekor sapi dan 8 ekor kambing/domba dari berbagai pihak di lingkungan Kementan dan mitra kerja.
“Ini mencerminkan semangat berbagi dan kepedulian sosial yang terus tumbuh,” ujarnya.
Pemerintah berharap pelaksanaan Iduladha tahun ini tidak hanya berjalan aman, tetapi juga memperkuat ekonomi peternak rakyat dan ketahanan pangan nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *