Gagasan Berani Susi Pudjiastuti: Bank Daerah Lawan Pinjol, Bank BJB Disorot
Bandung, 30 April 2026 — Usulan tak biasa datang dari Susi Pudjiastuti yang disebut-sebut masuk jajaran pimpinan Bank BJB. Ia mendorong bank daerah untuk mengambil peran lebih besar dalam menyediakan akses pembiayaan, sekaligus menekan dominasi pinjaman online (pinjol) yang dinilai meresahkan masyarakat.
Dalam pernyataannya, Susi menyoroti praktik bunga tinggi pada pinjol yang kerap membuat masyarakat terjebak dalam siklus utang. Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan solusi konkret dari lembaga keuangan formal.
“Kalau masyarakat butuh pinjaman, harus ada alternatif yang lebih aman dan lebih terjangkau,” ujarnya.
Bank Daerah Diminta Ambil Peran Strategis
Susi mengusulkan agar bank daerah seperti Bank BJB dapat menjadi alternatif utama bagi masyarakat dengan menghadirkan:
Skema pinjaman berbunga lebih rendah
Sistem yang transparan dan aman
Akses yang lebih mudah bagi masyarakat kecil
Dengan langkah ini, ia optimistis ketergantungan terhadap pinjol dapat dikurangi secara bertahap.
Butuh Dukungan Regulasi dan Pemda
Meski demikian, Susi menegaskan bahwa gagasan tersebut tidak bisa berjalan tanpa dukungan penuh dari pemerintah daerah serta kerangka regulasi yang jelas.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, regulator, dan lembaga perbankan menjadi kunci utama untuk menghadirkan solusi pembiayaan yang sehat bagi masyarakat.
Tantangan dan Peluang di Sektor Perbankan
Di tengah wacana tersebut, Susi juga mengaku tertantang dengan peran barunya di sektor perbankan. Meski belum memiliki pengalaman langsung, ia percaya latar belakangnya sebagai pengusaha dapat memberikan perspektif baru.
Gagasan ini dinilai sebagai langkah inovatif yang berpotensi mengubah peran bank daerah, dari sekadar lembaga keuangan konvensional menjadi solusi nyata bagi permasalahan sosial-ekonomi masyarakat.
Sorotan Publik: Solusi atau Tantangan Baru?
Usulan ini langsung menjadi perhatian publik. Jika berhasil, langkah tersebut tidak hanya berdampak di Jawa Barat, tetapi juga berpotensi menjadi model nasional dalam menghadapi persoalan pinjaman online.
Namun, tantangan implementasi tetap besar, terutama dalam hal kesiapan sistem, manajemen risiko, serta regulasi yang mengatur sektor keuangan.
