Kapal Tanker Kavomaleas Terbakar Usai Terkena Proyektil di Selat Hormuz, Seluruh Awak Selamat

0
IMG-20260725-WA0012(1)

Kapal tanker berbendera Malta, Kavomaleas, mengalami kebakaran setelah terkena dua proyektil saat melintasi Selat Hormuz pada Senin (20/7/2026). Insiden tersebut terjadi sekitar 8 mil laut di barat laut Kumzar, Oman, di jalur selatan yang difasilitasi Amerika Serikat di sepanjang pantai Oman.

United Kingdom Maritime Trade Operations (UKMTO) awalnya menerima laporan mengenai sebuah kapal yang terbakar. Setelah dilakukan konfirmasi oleh petugas keamanan perusahaan, insiden tersebut kemudian diklasifikasikan sebagai serangan.

Kapal tanker Kavomaleas dikelola oleh perusahaan pelayaran asal Yunani, Dynacom Tankers Management, dan disebut baru dibangun pada 2025. Menurut konfirmasi Dynacom, kapal terkena dua proyektil yang memicu kebakaran di ruang mesin.

Upaya pemadaman menggunakan sistem pemadam kebakaran kapal tidak berhasil mengendalikan api. Nakhoda kemudian memutuskan untuk mengevakuasi seluruh awak kapal demi keselamatan. Sebanyak 23 awak Kavomaleas berhasil dievakuasi oleh otoritas Oman dan seluruhnya dilaporkan selamat.

Hingga perkembangan terakhir, kapal tanker tersebut masih terbakar dan hanyut di perairan Selat Hormuz. UKMTO melaporkan belum mendeteksi adanya dampak lingkungan akibat insiden tersebut. Otoritas juga memperingatkan kapal-kapal lain agar meningkatkan kewaspadaan ketika melintasi kawasan tersebut.

Insiden yang menimpa Kavomaleas terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran. Komando Pusat AS atau United States Central Command (CENTCOM) sebelumnya melancarkan serangkaian serangan terhadap target militer Iran, yang disebut bertujuan mengurangi kemampuan Iran dalam menyerang kapal komersial di Selat Hormuz.

Pada hari yang sama, Garda Revolusi Iran juga mengklaim adanya dua kapal tanker yang meledak di jalur selatan Selat Hormuz. Rangkaian kejadian tersebut semakin meningkatkan kekhawatiran terhadap keselamatan pelayaran komersial di salah satu jalur perdagangan energi paling strategis di dunia.

Selat Hormuz menjadi kawasan yang sangat penting bagi perdagangan energi global karena menjadi jalur lalu lintas kapal tanker yang mengangkut minyak dan produk energi dari kawasan Teluk. Setiap gangguan keamanan di wilayah tersebut berpotensi memberikan dampak terhadap aktivitas pelayaran dan pasar energi internasional.

Kebakaran kapal tanker Kavomaleas kini menjadi salah satu insiden terbaru yang menambah ketegangan di kawasan. Keselamatan seluruh 23 awak kapal yang berhasil dievakuasi menjadi kabar positif di tengah situasi keamanan yang terus berkembang.

Sementara itu, perhatian internasional kini tertuju pada kondisi kapal yang masih terbakar dan hanyut serta perkembangan keamanan pelayaran di Selat Hormuz. Kapal-kapal komersial yang melintasi kawasan tersebut diharapkan tetap meningkatkan kewaspadaan seiring meningkatnya risiko keamanan akibat eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *